Hello Purnama
Ntah sejak kapan ku harus menahan degub jantungku ketika melihatmu
Parasmu nan indah buat ku selalu menepis ingatanku tentangmu
Bankan cahayamu yang begitu terang mengharuskanku untuk menutup kedua mataku
Seakan buta dan tak melihat apapun
Terlalu sempurna untuk mu berada di bumi, duniaku.
Hingga takkan sanggup ku berada di sekitarmu apalagi menyentuh
Hingga takkan sanggup ku berada di sekitarmu apalagi menyentuh
Berulang kali menghalau rindu yang bergejolak
Memadamkan api yang kian membara
Nyatanya terlalu sulit melumpuhkan gunung, hingga bumi berguncang dan langit runtuh beserta isinya.
Memadamkan api yang kian membara
Nyatanya terlalu sulit melumpuhkan gunung, hingga bumi berguncang dan langit runtuh beserta isinya.
Lantas apa yang harus diperbuat ?
Hanya diam menjadi tawanan cinta di dalam anganku sendiri
Dibawah terangnya purnama yang selalu menjagaku
Hanya diam menjadi tawanan cinta di dalam anganku sendiri
Dibawah terangnya purnama yang selalu menjagaku
Tetaplah disana dan jangan mendekat
Karna ku takkan sanggup menjaga hatiku tuk tak jatuh hati padamu
Karna ku takkan sanggup menjaga hatiku tuk tak jatuh hati padamu












No comments:
Post a Comment